nonatiya

OFICIAL BLOGGER RENI SETIAWATI

RESUME KETIDAKSEIMBANGAN ASAM BASA

RESUME KETIDAKSEIMBANGAN ASAM BASA



1.     Asidosis respiratorik, adalah kondisi keasaman darah yang berlebihan karena penumpukan karbondioksida dalam darah sebagai akibat dari fungsi paru-paru yang buruk atau pernafasan yang lambat.
§  Beberapa penyebab  asidosis respiratorik
•      Asma
•      Enfisema
•      Bronkitis kronis
•      Obesitas berat sehingga membuat seseorsng kesulitan untuk bernapas.
§  Gejala asidosis respiratorik
•      Lesu, sesak napas, mengantuk, mudah lelah, denyut jantung tidak teratur,  mudah marah dll
§  Penanganan/pengobatan
•      Difokuskan pada akar penyebab yang mendasarinya
•      Asidosis respiratorik yang dipicu oleh penyakit paru-paru, pengobatan akan mencakup obat broncho-dilator untuk memperbaiki ganggaun jalan napas.
§  Pemeriksaan yang dilakukan
                    Memeriksa pH darah dan pengukuran karbondioksida dari darah arteri.

2.   Asidosis metabolik adalah merupakan gangguan klinis yang ditandai dengan peningkatan keasaman plasma, karena penumpukan karbondioksida dalam darah sebagai akibat dari fungsi paru-paru yang buruk atau pernafasan yang lambat.
§  Beberapa  penyebab asidosis metabolik
•      Diare
•      Gagal jantung
•      Malaria
§  Gejala asidosis metabolik
•      Nyeri tulang
•      Penurunan berat badan
•      Kejang
§  Penanganan/pengobatan
•      Jika pH dibawah 7,1 ,  pemberian bikarbonat secara intravena mungkin diperlukan untuk menetralisir asam
§  Pemeriksaan yang dilakukan
•      Tes darah

3.  Alkalosis respiratorik adalah suatu keadaan saat darah menjadi basa karena pernapasan yang cepat dan dalam menyebabkan kadar karbondioksida dalam darah menjadi rendah.
§  Beberapa penyebab alkalosis respiratorik
•      Rasa nyeri
•      Sirosis  hati
•      Demam
§  Gejala alkalosis respiratorik
•      Gatal disekitar bibir dan wajah
•      Kejang otot
§  Penanganan/pengobatan
•      Memperlambat pernapasan
§  Pemeriksaan yang dilakukan
•      Pengukuran karbondioksida dalam darah arteri


4.  Alkalosis metabolik adalah kondisi dimana darah dalam keadaan basa karena tingginya kadar bikarbonat.
§  Beberapa penyebab alkalosis metabolik
•      Muntah berkepanjangan
•      Kehilangan asam
•      Penggunaan obat golongan diuretik
§  Gejala alkalosis metabolik
•      Sakit kepala
•      Lesu
•      Detak jantung akan berlangsung lebih cepat yang disertai penurunan tekanan darah.
§  Penanganan/pengobatan
•      Pengobatan terutama ditujukan untuk mengembalikan keseimbangan pH dalam tubuh. Untuk itu, tubuh harus terhidrasi dengan baik terlebih dahulu.
•      Ketika alkalosis disebabkan karena hiperventilasi, penderita akan diberi lebih banyak suplai oksigen untuk mengatasi masalah ini.
§  Pemeriksaan yang dilakukaan
•      Mengukur elektolit serum dan kandungan gas dalam darah di arteri

Jenis Cairan Elektrolit
Cairan elektrolit adalah cairan saline atau cairan yang memiliki sifat bertegangan tetap dengan bermacam-macam elektrolit. Cairan saline terdiri atas cairan isotonic, hipotonik dan hipertonik. Konsentrasi isotonic disebut juga normal saline yang banyak dipergunakan. Contoh cairan elektrolit:
1.     Cairan Ringer’s, terdiri atas: Na+, K+, Cl, Ca2+
2.     Cairan Ringer’s Laktat, terdiri atas: Na+, K+, Mg2+, Cl, Ca2+, HCO3
3.     Cairan Buffer’s, terdiri atas: Na+, K+, Mg2+, Cl, HCO3

Daftar pustaka

•      Ardhiyanti, Pitriani & Damayanti, 2015, Panduan Lengkap Keterampilan Dasar Kebidanan I, Pekanbaru, Deepublish


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perubahan fisik selama masa kehamilan

RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP)

PERKEMBANGAN PELAYANAN KEBIDANAN DI LUAR NEGERI